Memahami Makna Cinta Sempurna dan 6 Tingkatannya

Ada 6 tingkatan cinta menurut ibnu Jauziyah, Apa Saja ?

[feature] arti cinta menurut islam dan 7 Tingkatan Cinta Menurut ibnu jauziyah
Seorang pujangga bilang, apalah arti hidupmu tanpa cinta. Yap, cinta merupakan perasaan yang tak dapat dipisahkan dari diri setiap mahluk. Kita hidup karena cinta, oleh cinta dan juga untuk seseorang yang kita cintai.  Membahas mengenai cinta seolah tak akan ada habisnya seperti jumlah air di lautan.  Yang menjadi persoalan adalah sudahkah benar kita menempatkan dan memposisikan diri kita dalam mencintai sesuatu apakah itu cinta pada Allah, Rasul, pasangan, keluarga, harta atau bahkan pacar.

Lalu bagaimanakah makna cinta yang sesungguhnya ?

Umar Bin Khatab pernah berkata kepada Rasulullah : 
”Wahai Rasulullah sesungguhnya Engkau lebih aku cintai daripada seluruh manusia kecuali diriku sendiri.”

Rasulullah menjawab : 
”Tidak wahai Umar. Hingga aku lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri.” 

Dari hadits tersebut kita dapat menyimpulkan bahawa makna cinta yang sesungguhnya ialah sebaiknya kita cinta kepada Rasulullah SAW melebihi cinta kita kepada diri Sendiri. Dan itulah hakikat makna cinta yang sempurna. Rasa cinta kita kepada Rasulullah dapat kita buktikan dengan gemar bersholawat kepada Nabi setiap waktu.

Selain cinta kita kepada Allah dan Rosulullah, tentu kita juga memiliki rasa cinta kepada sesama manusia, pada lawan jenis, cinta harta, dan cinta keluarga.  Agar kita tidak salah dalam memposisikan rasa cinta kita, marilah kita mengetahui tingkatan-tingkatan dalam rasa cinta.


6 Tingkatan Cinta Menurut Ibnul Qayyim Al Jauzy

Imam Ibnul Qayyim Al Jauzy merupakan ulama yang masyhur pada abad ke 7 M. Ibnul Qayyim Al Jauzy memberikan 6 Tingkatan Cinta untuk dipahami agar tidak salah dalam memposisikan rasa cinta :


6.  Intifa

Intifa adalah tingkatan terendah dalam tingkatan-tingkatan cinta, apa itu intifa?, cinta pada keinginan pemanfaatan kepada harta benda. Cinta kepada harta benda atau dunia inilah yang sering sekali menggelincirkan kita, sering menyesatkan kita, membuat kita terlena dan terlupa akan cinta-cinta yang lebih utama dan jauh lebih penting dari ini, bahkan dalam kondisi tertentu ada yang menempatkan cinta ini pada tingkatan tertinggi melebih cintanya pada Allah SWT.


5. ‘Ithf (Simpati)

‘Ithf bicara tentang sisi kemanusiaan, jadi pada tingkatan ini adalah bagaimana kita bersimpati kepada sesama manusia tanpa melihat apapun suku, bangsa bahkan agamanya sekalipun. Maka jika dia dalam kesulitan, maka alasan sesama manusia cukup bagi kita untuk memberikan bantuan serta pertolongan padanya.


4. shababah

Secara harfiah dapat diartikan dengan menuangkan, mengalirkan atau kerinduan.
Disebut ash-shobabah karena hati orang tersebut dia curahkan dan dia tumpahkan kecintaannya kepada orang yang dicintainya.
Shababah adalah cinta sesama muslim dalam lingkup yang lebih luas. Tidak saling mengenal, tidak ada kedekatan secara darah, daerah, bahkan bangsa sekalipun namun dipersatukan oleh satu kalimat tauhid “Laa ilaha illallah” .

Hubungan yang didasari oleh ikatan cinta shababah inilah yang menguatkan kita sesama muslim untuk bisa saling merasakan satu sama lain. Untuk saling menolong dan membantu satu sama lain jika saudara kita terkena ancaman atau musibah.


3. Syauq

Maknanya cinta yang bergelora, menyandarkan.
Yaitu perginya hati kepada sesuatu yang dia cintai dengan sepenuhnya.

Syauq adalah cinta antara satu mukmin dengan mukmin lainnya namun lebih dekat secara kekeluargaan. Seperti cinta ayah dan ibu kepada anaknya, cinta kakak kepada adik, cinta antara suami kepada istrinya. Karena cinta ini jugalah manusia saling berkembang meneruskan keturunannya


2. ‘Isyk

Artinya sangat cinta (tertambat hatinya) kepada ……….., menempel, melekat.

Dari sini diturunkan pula kata : al-’asyaqoh yang artinya tumbuh-tumbuhan yang melilit pada pohon.

‘Isyk adalah cinta yang menjadi hak Rasulullah SAW, cinta kepada teladan kita, kepada junjungan kita hingga menjadikan kita untuk selalu berusaha mengikuti apa yang beliau lakukan, mengerjakan sunnah-sunnahnya, selalu bershalawat padanya.


“Katakanlah jika kalian cinta kepada Allah, maka ikutilah aku (Nabi) maka Allah mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian (Q.S : Ali imran 3)”

Kecintaan kita kepada Rasulullah SAW adalah kecintaan yang Allah perintahkan. Semoga dengan mengetahui hal ini kita menjadi lebih bangga lagi menjadi umat Rasulullah SAW serta dengan bangga pula menjalankan serta menyerukan sunnah-sunnahnya.


1. tatayyum

Artinya memperbudak, menundukkan, menguasai.
Yaitu penghambaan atau pemujaan seseorang terhadap yang dia cintai. Di dalamnya mengandung makna ketundukan dan menghinakan dirinya terhadap yang dicintai.

Oleh karenanya keadaan yang paling mulia bagi seorang hamba adalah al-Ubudiyyah yaitu penghambaan dan tidak ada tingkatan yang lebih mulia daripada itu.

Tatayyum adalah tingkatan tertinggi dalam mencintai, ini hanya hak Allah semata. Ini adalah cinta prioritas bahkan mencintai yang selain dari Allah adalah sebagai bukti kita mencintai Allah SWT.

“Cintaku, hanya untukmu seorang”
“Tiada yang lain bisa mengisi hatiku selain dirimu”
“Aku tak bisa hidup tanpamu”
“Diriku tanpamu bagai malam tak berbintang”
Bagi mereka yang melakoni aktivitas pacaran, tentu sudah tak asing dengan puji dan puja terhadap pasangannya seperti “gombalan” diatas. Bahkan tak jurang juga pasangan yang sudah menikahpun yang melakukan ini dengan pasangannya. 


Penutup 

Nah, setelah mengetahui hal ini semoga kita semua paham dan mengerti kalau cinta yang utama, pertama dan paling prioritas hanya untuk Allah SWT. Cinta-cinta yang lain kepada makhluknya hanya sebagai bentuk mencintai Allah SWT

Nama

Adzan,1,Al Mubarrok Qudsiyyah,4,Al Munsyidin,1,Al Muqorrobin,1,Al Muqtashidah,11,Az-zahir,3,Cak Nun,1,El Mighwar,1,Fadhilah Sholawat,2,Grup Hadroh,22,Habib Syech,14,Hikmah,3,Kanjeng Sunan,1,Kategori Wanita,4,Maulid,2,Motivasi,1,Murottal,2,Pengajian,1,Pernikahan,1,Review Shalawat,1,Sabyan,1,Sholawat Jawa,1,Syubbanul Muslimin,1,Tarhim,1,
ltr
item
BERSHOLAWAT.COM: Memahami Makna Cinta Sempurna dan 6 Tingkatannya
Memahami Makna Cinta Sempurna dan 6 Tingkatannya
Ada 6 tingkatan cinta menurut ibnu Jauziyah, Apa Saja ?
https://3.bp.blogspot.com/-LYeyhvyZKmc/XBYDW6t7RMI/AAAAAAAAAVo/1HdFSzKYK2ALxZqJPwjxHJxuerYZXyBCQCLcBGAs/s320/heart-700141_1920.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-LYeyhvyZKmc/XBYDW6t7RMI/AAAAAAAAAVo/1HdFSzKYK2ALxZqJPwjxHJxuerYZXyBCQCLcBGAs/s72-c/heart-700141_1920.jpg
BERSHOLAWAT.COM
https://www.bersholawat.com/2018/12/memahami-makna-cinta-tingkatannya.html
https://www.bersholawat.com/
https://www.bersholawat.com/
https://www.bersholawat.com/2018/12/memahami-makna-cinta-tingkatannya.html
true
8330530064744396024
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy